kenapa gue jadi begitu mellow ketika tau dia dah gak sendiri lagi
kenapa gue ngerasa "dia" saingan gue, saat tau "dia" menjadi sayap kanannya
apa gue masih berharap gue yang menjadi sayap kanannya?
seharusnya gue gak berharap kayak gini
karena gue tau, bersama "dia", dia akan bahagia
tapi gue masih gak bisa ngilangin kesedihan ini.
apa karena gue terlalu mencintainya, atau gue terlalu terobsesi olehnya
gue benci perasaan seperti ini
gue pengen gak ada perasaan kayak gini